Program Magister Pengelolaan Tanah dan Air

PROGRAM MAGISTER PENGELOLAAN TANAH DAN AIR

Visi

Pada tahun 2025 menjadi program studi pelopor dan pembaharu berstandar internasional dalam pengelolaan sumber daya lahan dan lingkungan yang berkelanjutan berbasis IPTEK.

Misi

Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan SDM yang professional dalam pengelolaan sumber daya lahan dan lingkungan yang berkelanjutan.

  1. Melaksanakan penelitian untuk pengembangan IPTEK di bidang pengelolaan sumber daya lahan dan lingkungan yang inovatif dan kreatif.

  2. Menerapkan dan menyebarluaskan inovasi IPTEK dalam upaya pemecahan masalah pengelolaan sumber daya lahan dan lingkungan yang berkelanjutan dalam skala nasional dan global.

Tujuan

Tujuan penyelenggaraan Program Magister Pengelolaan Tanah dan Air, Program Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya adalah menghasilkan lulusan berkualifikasi Magister yang mempunyai:

  1. Kemampuan mengembangkan konsep ilmu, teknologi baru dalam bidang pertanian dan lingkungan melalui penelitian.

  2. Kemampuan mengelola, memimpin, dan mengembangkan program penelitian.

  3. Kemampuan menyusun dan menerapkan pendekatan multidisiplin, interdisipliner atau transdisiplin dalam berkarya ilmiah di bidang pertanian dan lingkungan.

  4. Kemampuan menghasilkan penelitian di bidang pertanian dan lingkungan yang tepat guna dan berkualitas sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

Sasaran

  1. Menghasilkan lulusan Magister yang mampu menyampaikan hasil kajian ilmiahnya kepada masyarakat, serta sebagai akademisi pertanian yang mampu bersaing di nasional dan internasional.

2.Terwujudnya kemampuan Sivitas Akademika yang mandiri, memiliki otonomi dan mampu mengarahkan dirinya untuk mengkaji, meneliti, menganalisis dan memecahkan masalah-masalah di bidang pertanian dan lingkungan.

  1. Terselenggaranya kerjasama sinergistik dengan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha untuk bersama-sama memecahkan masalah di bidang pertanian dan lingkungan.

Kompetensi Utama  

  1. KU1. Memiliki kemampuan dalam memimpin, mengorganisasikan dan melaksanakan kajian-kajian ilmiah dan penelitian dengan menggunakan sumberdaya ilmiah yang relevan untuk menemukan konsep-konsep baru ecological-economics multidisiplin, interdisiplin atau transdisiplin untuk menjawab masalah-masalah di bidang pertanian dan lingkungan.

  2. KU2. Memiliki kemampuan menemukan dan/atau mengembangkan IPTEK produksi pertanian melalui kajian-kajian bio-teknologi, eko-fisiologi, dan sosio-humaniora dalam upaya meningkatkan produktivitasnya secara berkelanjutan.

  3. KU3. Memiliki kemampuan analisis ilmiah dengan pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau transdisiplin, untuk menghasilkan konsep-konsep yang tepatguna untuk menjawab masalah-masalah aktual dan mendukung kebijakan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Kompetensi Pendukung

  1. KP1. Kemampuan mengembangkan peta-jalan penelitian dengan pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau transdisiplin, berdasarkan hasil penelitiannya.

  2. KP2. Kemampuan menyusun argumen ilmiah secara kritis atas fakta, fenomena, atau keadaan, dan mengkomunikasikannya melalui media massa atau langsung kepada masyarakat.

  3. KP3. Kemampuan menyusun karya tulis ilmiah dari hasil penelitiannya dalam bentuk tesis dan artikel ilmiah, serta mempublikasikannya pada jurnal ilmiah nasional dan/atau jurnal internasional.

Kompetensi Lainnya

  1. KL1. Memiliki kemampuan menggunakan teknologi informatika untuk mengelola, menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan informasi hasil-hasil penelitiannya.

  2. KL2. Kemampuan mengembangkan hubungan kolegial-kesejawatan melalui jaringan/forum kerjasama komunitas pakar pertanian dan memiliki kepekaan serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Agenda Riset 

  1. Manajemen lahan bermasalah karena kebakaran hutan dan alternatif solusinya.

  2. Manajemen lahan bermasalah karena bencana banjir dan longsor serta alternatif solusinya.

  3. Masalah-masalah  manajemen  sumberdaya  air,  kekeringan  akibat  kemarau panjang

dan alternatif solusinya.

  1. Masalah degradasi lahan akibat erosi dan alternatif solusinya.

  2. Manajemen sumberdaya alam akibat perubahan alih fungsi lahan.

  3. Pemodelan penggunaan lahan dengan sistem informasi geografi (SIG).

  4. Evaluasi lahan untuk komoditi yang sesuai dengan sistem informasi geografi (SIG).

  5. Pewilayahan komoditi sesuai dengan kemampuan dan kesesuaian lahan.

  6. Masalah biodiversitas dan keragaman hayati akibat perubahan alih fungsi lahan hutan

menjadi lahan usaha pertania dan lainnya.

  1. Pengembangan uji cepat kebutuhan kesuburan lapangan.

  2. Pengembangan pemupukan melalui daun (foliar spraying).

  3. Remediasi lahan bekas tambang.

  4. Aplikasi biochar dalam rehabilitasi lahan dan lingkungan.

  5. Efisiensi sumberdaya air.

  6. Dampak pemanasan global terhadap pertanian dan hidrologi.

  7. Pemanfaatan bahan organik dan pupuk organik untuk perbaikan kesuburan dan produktivitas tanah.

  8. Pemanfaatan dan pengembangan Mikoriza untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas lahan.

  9. Penelitian dan pengembangan teknologi pupuk organik dan hayati.

Struktur Kurikulum 

Mata kuliah wajib program

15 sks

Mata kuliah wajib minat

6 – 12 sks

Mata kuliah pilihan

3 – 12 sks

Tesis

12 sks

Jumlah

36 – 51 sks

 

Mata Kuliah dan Beban Studi

Mata Kuliah Wajib Program

No.

Kode

Mata Kuliah

Sks

Smt

1

PTB81101

Karakteristik dan Potensi Sumberdaya Lahan

3

I

2

PTT81102

Teknik Konservasi dan Remediasi Lahan

3

I

3

PTT81103

Manajemen Agroforestri dan Teknik Rehabilitasi Lahan

3

I

4

PTT81104

Manajemen Kesuburan Tanah

3

I

5

PTT81105

Metode Penelitian

3

II

6

UBU8006

Tesis

12

II/III/IV

Mata Kuliah Pilihan 

No.

Kode

Mata Kuliah

sks

Smt

1

PTT81206

Teknologi Pupuk Organik dan Hayati

3

II

2

PTT82207

Inventarisasi dan Evaluasi Sumberdaya Lahan

3

II

3

PTT82208

Manajemen Kesehatan DAS

3

II

4

PTT82209

Teknik Uji Cepat Tanah dan Tanaman

3

II

5

PTT82210

Manajemen Sumberdaya Lahan dan Pengembangan Wilayah

3

II

6

PTT82211

Agrohidrologi Lanjutan

3

II

7

PTT82212

Modeling Sistem Sumberdaya Lahan

3

II

8

PTT82213

Perencanaan dan Pengembangan DAS

3

II

9

PTT82214

Aplikasi Modelling Computer

2

II

10

PTT82215

Etnobiologi dan Konservasi Lingkungan

2

II

11

PTT82216

Sistim Pertanian Berkelanjutan

2

II

12

PTT82217

Kelembagaan Sosial Manajemen Lahan

2

II

13

PTT82218

Evaluasi Proyek Manajemen Lahan

2

II

14

PTT82219

Ekonomi Sumberdaya Lahan

3

II

Program Studi PTA sejak berdiri telah bekerjasama dengan  berbagai  instansi  terkait,  antara  lain:  Balai  Penelitian  Tanaman  Kacang-kacangan  Departemen  Pertanian,  Balai  Rehabilitasi  Lahan  dan  Konservasi Tanah  Departemen Kehutanan, Balai Otorita Pengelola Kali Berantas (Jasa Tirta), Departemen Pekerjaan Umum dan ICRAF  (International Centre Research for Agroforestry) Asia Tenggara. Juga dengan perguruan tinggi di luar negeri diantaranya Universiti Putra Malaysia (UPM), Wageningen University and Research (WUR), National Pintung University (Taiwan).

 

SILABUS MATA KULIAH

Mata kuliah Wajib

PTT81101. KARAKTERISTIK & POTENSI SUMBERDAYA LAHAN (3 sks)

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa memahami dan dapat menjelaskan
pengertian dan konsep sumberdaya lahan, tanah sebagai komponen utama dari
sumberdaya lahan, faktor-faktor pembentukan tanah (bahan induk, iklim, topografi,
organisme, waktu), Proses-proses pembentukan tanah (pelapukan kimia dan fisik,
pedogenesis, geogenesis, pembentukan tanah tropis, hubungan dengan sifat dan ciri tanah), Morfologi dan klasifikasi tanah, horison genetik, horison penciri, sifat-sifat penciri lain, kategori dalam   sistem Taksonomi Tanah USDA, dan Pengenalan Sistem  Klasifikasi Tanah FAO /The World Reference Base for Soil Resources (WRB).Tanah-tanah utama di Indonesia:   sebaran, karakteristik, potensi dan kendala untuk berbagai peruntukan.

Dosen:    Prof.Dr.Ir. H. Moch. Munir, M.S.

                 Prof. Dr. Ir. M. Luthfi Rayes, MSc.

PTT81102. TEKNIK KONSERVASI DAN REMEDIASI LAHAN (3 sks)

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  mahasiswa  dapat  merencanakan  program pengelolaan dan konservasi tanah.  Pokok bahasan meliputi: Kerusakan tanah global, proses dan masalah kerusakan tanah. Proses erosi dan  faktor  yang mempengaruhinya: erosivitas hujan, erodibilitas tanah, dan tanaman. Klasifikasi kemampuan lahan. Perencanaan konservasi tanah secara vegetatif dan mekanis. Pengukuran, modeling dan penelitian erosi berikut manfaatnya. Permasalahan,   penyebaran   dan   pengelolaan   tanah-tanah utama di Indonesia. Kebijaksanaan Pemerintah dalam Konservasi dan Pengelolaan Tanah.

Dosen:    Prof.Ir. Wani Hadi Utomo, Ph.D

                 Prof.Dr.Ir. Zaenal Kusuma, SU

                 Prof.Dr.Ir.Sugeng Priyono MS

PTT81103. MANAJEMEN AGROFORESTRI &TEKNIK REHABILITASI LAHAN (3 sks)

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  mahasiswa  dapat  merancang  konsep pengembangan agroforestri di suatu wilayah. Pokok bahasan meliputi: Macam-macam agroforestri (AF) yang ada di Indonesia. Alih guna lahan dan permasalahannya pada tingkat lokal (kesuburan tanah), lansekap (C-stok, biodiversitas  dan  fungsi  DAS),  Agroforestri  sebagai  salah  satu  alternatif  sistem pengelolaan  lahan  yang  berkelanjutan.  Masalah  biofisik  dalam  sistem  AF.  Interaksi pohon-tanah-tanaman   semusim (IPTT)   sebagai   kunci   keberhasilan   usaha   AF. Pengukuran IPTT di lapangan. Pendugaan IPTT dalam sistem AF menggunakan model simulasi  WaNuLCAS  dan  HYPAR.  Pengetahuan  petani  lokal  mengenai  sistem penggunaan  lahan  yang  berkelanjutan.  Analisis  Sosial  Ekonomi  pada  sistem  AF. Pengambilan keputusan pada tingkat petani dan Pengambil Keputusan publik.

Dosen:     Prof.Ir. Kurniatun Hairiah, Ph.D

                 Ir. Didik Suprayogo, M.Sc.Ph.D

                 C.Prayogo SP. M.Agr.Sc.,Ph.D

PTT81104. MANAJEMEN KESUBURAN TANAH (3 sks)

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  mahasiswa  memahami  dapat  menjelaskan kembali  kaidah-kaidah  pengelolaan  kesuburan  tanah,  serta  dapat  melakukan  analisis permasalahan pengelolaan kesuburan tanah. Pokok  bahasan  meliputi:  Tenah  sebagai  faktor  produksi  tanaman,  pengertian kesuburan tanah potensial dan aktual. Perilaku sumber hara dalam tanah. Kerusakan tanah, penyebab kerusakan, usaha menghindari dan memperbaikinya secara kimia dan biologi.  Usaha  meningkatkan  produksi  tanaman  dan  mempertahankan  kelestarian lingkungan  tanah.  Penggunaan  model-model  sebagai  alat  bantu  untuk  memperbaiki strategi pengelolaan tanah di daerah Tropika basah.

Dosen:    Prof.Ir. Eko Handayanto, M.Sc., Ph.D

                 Dr.Ir. Retno Suntari, MS.

                 Syahrul Kurniawan, SP., M.Agr.Sc.,Ph.D

PTT82207. INVENTARISASI DAN EVALUASI SUMBERDAYA LAHAN (3 sks)

Pokok   bahasan   meliputi pengertian,   ruang   lingkup,   kegunaan,   dan pengembangan  survei  tanah  dan  evaluasi  lahan  dalam  bidang  pertanian  dan  dalam manajemen  sumberdaya  lahan.  Prinsip  dan  metodologi  survei  tanah  berbagai  skala, Cara evaluasi lahan: langsung dan tidak langsung, keuntungan dan kelemahan, manfaat evaluasi lahan.  Berbagai pendekatan dalam Evaluasi  Lahan; Klasifikasi kemampuan Lahan,  Klasifikasi  kesesuaian  lahan  FAO (tujuan,  kaitan dengan perencanaan penggunaan  lahan,  prinsip,  intensitas  dan  pendekatan,  konsep  dasar:  terminologi, penggunaan  lahan,  karakteristik  lahan,  kualitas  lahan,  kriteria  diagnostik,  tipe penggunaan lahan, persyaratan penggunaan lahan), prosedur dan penerapan evaluasi lahan  untuk  tipe  penggunaan  lahan  tertentu (Pertanian,  Kehutanan,  Perikanan), Klasifikasi  Kemampuan  Kesuburan  Tanah (FCC),  Pendekatan  parametrik  dalam evaluasi lahan, diskusi tentang penggunaan berbagai program komputer evaluasi lahan yang ada (LECS, ALES).

Dosen:                 Prof. Dr. Ir. M. Luthfi Rayes, M.Sc

PTT82208. MANAJEMEN KESEHATAN DAS (3 sks)

Setelah  mengikuti  mata  kuliah  ini  mahasiswa  dapat  menyusun  Konsep Pengelolaan  DAS  secara  terpadu.  Pendekatan  Daerah  Aliran  Sungai  (DAS)  sebagai kesatuan ekosistem dan pengelolaan. Konsep pengelolaan DAS secara terpadu. Analisis kondisi  biofisik,  sosial-ekonomi  dan  kelembagaan  serta  infrastruktur  dalam  DAS. Indentifikasi  masalah,  penyebab  dan  teknik  penyusunan  dokumen  pengelolaan  DAS secara terpadu. Pengalaman pengembangan DAS dalam bidang sumberdaya air, tanah dan vegetasi. Studi kasus pengelolaan DAS yang ada di Jawa Timur.

Dosen:            Ir. Didik Suprayogo, M.Sc.,Ph.D

PTT81206. TEKNOLOGI PUPUK ORGANIK DAN HAYATI (3 sks)

Pokok  bahasan  meliputi  berbagai  macam  limbah  yang  berpotensi  untuk pembuatan pupuk organik, teknologi pengomposan, peningkatan kualitas pupuk organik, penilaian kualitas pupuk organik Berbagai  macam  mikro  organisme  yang  diperlukan  dalam  pembuatan  pupuk hayati, sifat-sifat dan peranan mikroba sebagai komponen utama pupuk hayati, isolasi mikroba  dan  pembuatan  pupuk  hayati,  penyimpanan  dan  penerapan  pupuk  hayati, tanaman inang spesifik dan non spesifik, pengujian pupuk hayati pada berbagai jenis tanaman.  Praktikum  dilakukan  dalam  rangka  mengeksplorasi  berbagai  mikroba  yang berpotensi  dalam  pembuatan  pupuk  hayati;  meliputi  jenis  jamur  (Trichoderma  dan Mikoriza) dan bakteri penambat N dan sebagainya.   Pemahaman terhadap hal-ikhwal pupuk  hayati  diharapkan  dapat  menghasilkan  pemikiran  yang  positif  tentang  pupuk organik dan pupk hayati serta penerapan pupuk yang benar oleh para penggunanya.

Dosen:    Dr. Ir. Budi Prasetya, MP

                 Dr.Ir. Yulia Nuraini, MS

                 Prof.Ir. Eko Handayanto, M.Sc., Ph.D

PTT82209. TEKNIK UJI CEPAT TANAH DAN TANAMAN (3 sks)

Manajemen  kesuburan  tanah  dan  produksi  tanaman, prinsip  dasar  uji  cepat,
teknik uji cepat: analisis tanah/tanaman di lapangan, pengenalan gejala simptomatik kelainan pertumbuhan, evaluasi cepat permasalahan lingkungan hidup tanaman; prinsip-prinsip dasar pembuat tes-kit:  reaksi kimia, reaksi warna, respon pertumbuhan.

Dosen:    Prof.Dr.Ir. Syekhfani, MS.

                Dr Ir Retno Suntari MS

                 Syahrul Kurniawan, SP., M.Agr.Sc.,Ph.D

PTT82210. MANAJEMEN SUMBERDAYA LAHAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (3 sks)

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa memahami dan dapat menjelaskan kembali  makna  pengembangan  wlayah  berbasis  sumberdaya  lahan,  sertra  mampu melakukan analisis permasalahan pengembangan wilayah pertanian.

Pokok bahasan meliputi: Makna dan pentingnya pengembangan wilayah dalam
pembangunan  pertanian.  Konsep-konsep  dan  pendekatan  ekonomi-ekologi  dalam pengembangan   wilayah   basis   pertanian.  Sumberdaya  wilayah: kualitas  dan karakteristiknya.  Evaluasi  lahan  dan  Pengembangan  Wilayah.  Landuse  planning. Agribisnis dan agroindustri dalam pengembangan wilayah. Beberapa teknik dan metode perencanaan  dalam  pengembangan  wilayah.  Sistem  Informasi  Geografis  dalam pengembangan wilayah. Analisis dan simulasi sistem dalam pengembangan wilayah. Agroforestry, Agrowisata dan Agropolitan. Beberapa model pengembangan wilayah. SPAKU:  Sentra  Pengembangan  Agribisnis  Komoditi  Unggulan  KIMBUN:  Kawasa Industri Masyarakat Perkebunan. KAPET: Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu.

Dosen:        Prof.Dr.Ir. Soemarno, M.S

                   Dr.Ir. Sudarto, MS

PTT82212. MODELING SISTEM SUMBERDAYA LAHAN (3 sks)

Modeling sistem sumberdaya lahan dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa
dalam memahami berbagai konsep modelling, pendekatan dan penerapannya, demikian pula  metode  untuk  menentukan  kesesuaian  model  tertentu  pada  pekerjaan tertentu. Perkuliahan ini  juga  mencoba memfasilitasi kesempatan mahasiswa untuk mengkon-struksi  model  dengan  beberapa  platform  modeling (khususnya  Stella). Modeling  ekosistem  tidak  hanya  ilmu  ekologi  dengan  menggunakan  beberapa pendekatan model, tetapi mencoba untuk memanfaatkan modelling untuk aspek yang lebih  luas  melalui  model  WaNuLCAS,  GenRiver  dan  Fallow.  Untuk  itu  kajian perkuliahan  ini  meliputi: (a)  pengantar  konsep  antara  sistem  dunia  nyata  dengan modelling, filosofi modeling, tipe model dan struktur model;  (b) pentingnya konsep model  (asumsi, equilibrium, skala, aliran informasi, stochasticity, kalibrasi, optimasi ) (c) evaluasi model terkait dengan validitas, limitasi, asumsi dan sensifivitas keluaran model untuk ketidak pasitian input. (d) studi kasus model yang menyajikan keragaman pendekatan modeling (fisik, emperis, statistik, teoritis, hybrid) dan juga berbagai macam disiplin dimana model biasanya digunakan (gangguan dan suksesi hutan, pertumbuhan dan produksi tanaman, hidrologi, managemen lahan pertanian, agroforestri dan hutan).  (e) latihan mengkonstruksi dan mengimplementasikan model sederhana.

Dosen:    Ir. Didik Suprayogo, M.Sc.Ph.D

                CahyoPrayogo, SP. M.Agr.Sc. Ph.D

PTT6207.  SISTEM INFORMASI SUMBERDAYA LAHAN (3 sks)

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa dapat menyusun konsep aplikasi SIG dalam pengelolaan lahan pertanian di suatu wilayah.  Pokok bahasan meliputi: Konsep dasar sistem informasi dan pemanfaatannya bagi ilmu pertanian dan dalam pengelolaan sumberdaya tanah dan air. Komponen utama SIG yang mencakup pemasukan data, manajemen data, manipulasi dan analisis data, konsep data raster dan  vektor, keluaran data. Konsep database hierarki, jalinan dan relasional  data  raster  dan  vektor;  overlapping  integrasi  data;  analisis  kualitas  data. Aplikasi SIG dalam pengelo-laan sumberdaya lahan pertanian.

Dosen:        Dr. Ir. Sudarto, MS.

                   Prof. Dr. Ir. M. Luthfi Rayes, MSc.

SURAT KETERANGAN S2 PS PTA