• Program Doktor  merupakan kegiatan akademik terjadwal yang terdiri atas pendidikan kemampuan wajib program studi, kemampuan wajib minat, kemampuan wajib pilihan dan kegiatan mandiri berupa penyusunan disertasi
  • Kegitan pendidikan kemampuan wajib program studi, kemampuan wajib minat dan kemampuan wajib pilihan terdiri atas perkuliahan, kerja laboratorium atau lapangan, dan interaksi akademik. Interaksi akademik meliputi antara lain seminar dan diskusi ilmiah.
  • Kegiatan mandiri berupa berupa penelitian untuk melakukan pemecahan masalah yang dituangkan dalam bentuk disertasi ataupun dalam bentuk karya tulis ilmiah lainnya.
  • Beban studi pada kurikulum program Doktor adalah 43 – 50 sks  termasuk disertasi, setelah program magister; dimana kemampuan wajib program studi 3 sks, kemampuan wajib minat 9 – 12 sks, kemampuan wajib pilihan 0-3 sks dan kegiatan mandiri berupa penyusunan disertasi  sebesar 28 sks termasuk beban seminar dan penulisan artikel jurnal.
  • Jumlah maksimal sks yang dapat diikuti oleh mahasiswa per semester adalah 12 (dua belas) sks.
  • Keseluruhan beban studi kurikulum program doktor bagi peserta yang berpendidikan magister sebidang dijadwalkan untuk 4 (empat) semester dan dalam pelaksanaannya dapat ditempuh dalam waktu sekurang-kurangnya 3 (tiga) semester dan selama-lamanya 10 (sepuluh) semester.
  • Bagi mahasiswa yang berasal dari Program Magister tidak sebidang, lama studi maksimal adalah 11 semester. Pada semester I mahasiswa harus menempuh Matakuliah Wajib PS Magister yang relevan dengan Minat Studi Doktornya. Jumlah dan nama matakuliah yang wajib ditempuh pada semester I akan ditetapkan oleh Koordinator Minat terkait.
  • Tenaga pengajar pada program Doktor (S3) adalah dosen bergelar Doktor yang mempunyai jabatan akademik sekurang-kurangnya Lektor Kepala. Tenaga pengajar di luar ketentuan ini ditetapkan oleh Dekan atas usulan Ketua Program Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, dengan mempertimbangkan kondisi obyektif, yang ada di jurusan/fakultas yang terkait. Persyaratan tenaga pengajar yang berasal dari luar Depdiknas disesuaikan dengan jabatan akademik.golongan kepangkatan yang berlaku di Universitas Brawijaya dan akan ditetapkan dengan SK Dekan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.
  • Disertasi disusun dibawah bimbingan Tim Promotor. Tim Promotor Disertasi adalah 3 (tiga) orang yang terdiri atas 1 (satu) orang Promotor dan 2 (dua) orang Ko-promotor
  • Promotor adalah tenaga akademik dari Universitas Brawijaya, sekurang-kurangnya berjabatan Lektor Kepala  dengan kualifikasi akademik Doktor dalam bidang ilmu atau sub-rumpun keilmuan yang sesuai dengan program studi di mana mahasiswa terdaftar. Ko-promotor sekurang-kurangnya berjabatan Lektor dengan kualifikasi akademik Doktor dalam bidang ilmu yang sesuai.
  • Tim Promotor diusulkan oleh mahasiswa kepada Ketua Program Studi untuk selanjutnya ditentukan di tingkat Jurusan/Fakultas terkait dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Dekan Fakultas Pertanian
  • Tim Promotor dapat berubah apabila topik disertasi berubah sehingga tidak sesuai dengan kepakaran Promotor/Ko-promotor sebelumnya, atau jika terjadi kesulitan komunikasi antara mahasiswa dengan tim promotor atau karena Promotor /Ko-promotor  mendapat tugas lain sehngga menghambat proses pembimbingan.
  • Usulan disertasi  mencakup masalah penelitian atau pemecahan masalah, tujuan, tinjauan pustaka, serta pendekatan dan metode yang digunakan. Usulan disertasi ini dapat dilaksanakan setalah usulan disertasi mendapat persetujuan dari Tim Promotor dan atau Ketua Program Studi.
  • Untuk memperoleh gelar Doktor, isi disertasi harus memenuhi syarat yang ditetapkan dan sesuai dengan minat Program Doktor
  • Mahasiswa wajib menyerahkan hasil “Extended Summary” dalam bentuk hard dan soft copy ke Perpustakaan Pusat UB dan Perpustakaan Program Pascasarjana untuk dapat diarsipkan dan dipublikasikan melalui web.

Leave us a Comment